MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Terima Kunjungan dari MTsN 1 Lamongan

Kab. Jombang (MAN 4) – MAN Program Keagamaan (MANPK) MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif mendapat kunjungan dari MTsN 1 Lamongan pada Selasa, 8 Agustus 2023. Kepala MTSN 1 Lamongan, Fatkhur Rohman beserta jajaran dan rombongan sebanyak 10 dewan guru tiba di MAN 4 Jombang sekitar pukul 09.30 Wib.

Rombongan tamu disambut oleh kepala MAN 4 jombang, Moh. Ilyas, wakil kepala madrasah (waka) bidang kurikulum M. Ali Makhfud, waka bidang kesiswaan M. Makin, waka bidang sarana dan prasarana Ahmad Badawi, waka bidang hubungan masyarakat Ira purwandari, Kepala tata usaha Khuriyatul Qodiyah, pengasuh asrama Hasbullah Said MANPK MAN 4 Jombang Agus Nurul Huda dan Ning Mirfa’un Nu’ma, serta koordinator keagamaan MANPK MAN 4 Jombang Aziz Ja’far.

Kepala MTsN 1 Lamongan, Fatkhur Rohman menyampaikan bahwa tujuan  MTsN 1 Lamongan berkunjung ke MAN 4 Jombang adalah untuk mengetahui program-program unggulan dari MANPK MAN 4 Jombang.

“Dengan kerendahan hati, kami niat untuk menuntut ilmu, bisa mengetahui brand di MAN 4 Jombang sehingga bisa kami amalkan di MTsN 1 Lamongan.” ungkapnya.

Fatkhur selanjutnya menjelaskan mengenai MTsN 1 Lamongan yang telah memiliki ma’had dalam madrasah yang diisi sekitar 600 siswa atau sekitar 40% dari jumlah siswa.

Ia secara langsung mengungkapkan harapannya agar MAN PK MAN 4 Jombang dapat berbagi kiat-kiat dan materi-materi yang diajarkan dalam ma’had MANPK MAN 4 Jombang.

“Apa saja yang membuat daya tarik dari MAN PK MAN 4 Jombang sehingga MTsN 1 perlu belajar dari MAN 4 Jombang.” katanya.

Kepala MAN 4 Jombang, Moh. Ilyas menyambut kedatangan rombongan MTsN 1 Lamongan dengan senang hati, ia memaparkan bahwa MANPK MAN 4 Jombang merupakan program dari Kementerian Agama RI.

“MANPK ini kami tidak mendirikan sendiri, karena ini (MANPK) langsung dari Kemenag. Kebetulan madrasah kami dalam lingkup pondok pesantren. Itu mungkin menjadi daya tarik tersendiri.” terang Ilyas.

Senada dengan M. Ilyas, koordinator keagamaan MANPK MAN 4 Jombang, Aziz Ja’far juga mengungkapkan bahwa MANPK MAN 4 Jombang merupakan satu-satunya MANPK di Indonesia yang berada dalam naungan pondok pesantren.

“Kita diuntungkan karena dalam lingkup pondok pesantren. Maksudnya bukan pesantren yang ada di lingkungan madrasah, mungkin di MTsN 1 Lamongan juga begitu, pesantren di lingkungan madrasah. Tapi kita beda, madrasahnya yang berada dalam pondok pesantren.”  ungkap Aziz.

Keuntungan yang dimaksud, lanjut Aziz, adalah dalam hal program pendalaman keagamaan (takhossus diniyah).

“Takhossus diniyah ini jadi ciri khas kita. Lha mungkin ini agak berat bagi MANPK yang lain. Karena kita di pesantren, jadi sumberdaya para pendidik itu melimpah. Kitab kuning oke, tafsir oke, apalagi kebahasaan, hampir seluruh pembina memiliki kemampuan berbahasa Arab dan Inggris.” ungkap Aziz.

 

Selanjutnya, Aziz mengenalkan program unggulan MANPK MAN 4 Jombang.

“Program unggulan kita tahfidzul Qur’an wal hadits, qiroatul kutub, dan kebahasaan. Target minimal hafalan Qur’annya 6 juz, dan hadits yang dihafalkan adalah 40 hadits Arbain Nawawi. Kalau di asrama, anak-anak wajib pakai bahasa asing. Kalau yang melanggar ada mahkamah lughoh.’ terangnya.

Pada sesi pertanyaan, salah satu dewan guru MTsN 1 Lamongan menanyakan mengenai materi yang perlu disiapkan di ma’had MTsN 1 Lamongan agar siswanya kelak bisa mudah diterima di MANPK MAN 4 Jombang.

“Apa yang perlu disiapkan. Materi dasar apa yang bisa kami bekali bagi anak-anak agar anak-anak kami bisa mudah untuk masuk MANPK ini? Tanya salah seorang guru MTsN  1 Lamongan.

Pertanyaan ini dijawab langsung oleh pengasuh ma’had MANPK MAN 4 Jombang, Agus Nurul Huda.

“Jadi kurikulumnya yang ada di MANPK MAN 4 Jombang, itu  temperaturnya diturunkan. Missal kalau di sini pakai Bulughul Marom, di sana cukup pakai hadits Arba’in atau syarahnya, missal Majalisus Saniyah. Kalau di sini nahwunya pakai Imriti, di sana cukup pakai Jurumiyah tapi benar-benar matang. Kalau di sini fiqihnya pakai Fathul Qorib di sana pakai Mabadi Fiqih. Tapi dengan syarat yang harus benar-benar matang.” tandasnya (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *