Moderasi Beragama Bagi Santri

Oleh: Nasywa Agesta Putri

Berbicara tentang Moderasi beragama,berikut pengertian dari moderasi beragama jadi, Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap dan prilaku beragama yang dianut dan dipraktikkan oleh sebagian besar penduduk negeri ini, dari dulu hingga sekarang. ​​​​​Pemerintah pun menjadikan moderasi beragama sebagai salah satu program nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).Santri sendiri adalah orang yang betempat tinggal di pondok pesantren untuk menimba ilmu agama dan pengetahuan berdasarkan Al-Quran dan Hadist sehingga tak jarang jika santri dianggap sebagai penerus ulama.

Karna santri merupakan penerus ulama maka diharapkan ia bisa menjadi penengah antara paham jalur ekstrem dan jalur tidak ekstrem, karna jika santri tidak dibekali dengan moderasi dalam penyampaian dakwah islam ditakutkan jika ia melanggar norma-norma yang ada di masyarakat dan aturan-aturan yang ada dalam agama mengingat banyak nya madzhab di Indonesia yang cara penyampaian Islam dengan cara keras padahal jika kita melakukan hal tersebut sama saja dengan kita melakukan satu kebaikan ditambah satu keburukan dan karna banyaknya madzhab atau paham ini terkadang hukum islam di Indonesia saling simpang siur dan tidak jarang kericuhan terjadi akibat salah satu dari mereka yang tidak setuju dengan pendapat madzhab lainnya dan dengan kericuhan ini bisa memicu adanya kubu-kubu dalam satu negara yang suatu hari bisa menjadi penyebab runtuhnya negara dan dengan kericuhan tersebut akan banyak nyawa dan harta yang dikorbankan.

Melihat dampak yang begitu besar ini diharapkan santri bisa memilih jalan yang terbaik yakni jalan tengah dimana tidak memihak kubu kiri(jalur ekstrem) atau kubu kanan(tidak ekstrem) sehingga sistem-sistem pemerintahan yang berjalan tidak akan terganggu,kericuhan pun dapat diminimalisir dan dengan moderasi beragama para santri akan menjadi ulama yang memiliki pandangan atau cara tersendiri dalam penyampaian dakwah yakni secara moderat karna di era ini bukan hanya madzhab yang banyak yakni paham akan islam juga banyak mengingat kejadian tentang sebuah Pondok Pesantren Al-Zaytun yang sempat viral satu bulan yang lalu karna paham yang dipakainya terkesan aneh dan melenceng pada madzhab-madzhab yang berlaku.

Peristiwa inilah yang ditakutkan jika santri tidak paham moderasi beragama sehingga ia akan salah dalam pemaham tentang hukum islam yang ada di Indonesia dan akan menjadi kesalahan fatal berujung dosa karna memang tidak dijelaskan dalam Al-Quran atau hadist atas dampak yang ditimbulkan sangat besar jika santri tidak paham akan moderasi beragama yang mengakibatkan runtuh negaranya,rusak generasi mudanya,neraka tempatnya sungguh pedih jika berujung pada akhirat yang naudzubillah ,oleh karna  itu sangat tidak etis jika kita menyepelehkan moderasi karna dengan moderasi beragama bagi bangsa yang beragama sangatlah penting untuk kemajuan generasi dan bangsanya sehingga mampu mewujudkan bangsa dengan generasi dan ulama yang bermutu untuk Indonesia maju.

Selain itu moderasi beragama memiliki sembilan kata kunci moderasi beragama; Toleransi, koitmen kebangsaan, anti kekerasan, menghargai tradisi, kemaslahatan, adil (gender), keseimbangan, kemanusiaan dan kemajemukan.Moderasi beragama merupakan perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa. Di Indonesia, beragama pada hakikatnya adalah ber Indonesia dan ber Indonesia itu pada hakikatnya adalah
beragama.Moderasi Beragama menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran sehingga Indonesia maju.

Penguatan Moderasi Beragama pada dasarnya adalah menghadirkan negara sebagai rumah bersama yang adil dan ramah bagi bangsa Indonesia untuk menjalani kehidupan beragama yang rukun, damai, dan makmur,dan penguatan moderasi beragama akan melahirkan santri sebagai calon ulama-ulama Indonesia yang bermutu dalam Al-Quran,Hadist,danBerpolitik untuk Indonesia Maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *