Nadzom Alfiyah Jadi Jampi-Jampi Saat Donor Darah

Kab. Jombang (MAN 4) – PMR MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar bekerja sama dengan Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Jombang menggelar kegiatan donor darah pada Sabtu (1/10/22).

Bertempat di depan UKS MAN 4 Jombang, kegiatan donor darah berlangsung selama 3 jam mulai pukul 09.00 sampai pukul 12.00 WIB. Pembagian waktu diberlakukan bagi pendonor putra dan putri. Bagi pendonor putra, kegiatan donor darah dilakukan mulai pukul 09.00-10.30. Sedangkan pendonor putri mulai pukul 10.30-12.00 WIB.

”Kami sengaja membedakan waktu antara pendonor putra dan putri karena kami tetap memprioritaskan unsur kepesantrenan” ujar Pembina PMR, Izzatul Latifah.

Para siswa dan guru MAN 4 Jombang terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Terbukti dengan jumlah pendaftar yang mencapai 113.

“Alhamdulillah banyak yang daftar. Meskipun tidak semua lolos skrining ya. Karena sebelum donor darah harus diperiksa dulu, berat badan, tekanan darah, dan hemoglobinnya. Yang memenuhi standar baru bisa diambil darahnya.” terang Izzatul Latifah.

Ada peristiwa unik yang terjadi. Saat salah satu siswa pendonor putra lolos skrining dan akan dilakukan pengambilan darah, ia terliat ketakutan. Benar saja, saat petugas mulai menyuntikkan jarum, ia tiba-tiba melalarkan nadzom Alfiyah.

Sontak kejadian ini mengundang gelak tawa para siswa dan guru, bahkan petugas medis.

“Ya … namanya juga santri, refleksnya ya gitu” tanggap Roziqin, salah satu pendonor putra.

Menurut Izzatul Latifah, donor darah di lingkungan sekolah dengan sasaran utama siswa-siswi penting dilakukan.

“Ada dua alasan pentingnya melakukan donor darah. Pertama untuk menumbuhkan rasa kebersamaan sebagai sesama. Kedua guna mencukupi ketersediaan stok darah mengingat saat ini semakin banyak orang membutuhkan pertolongan darurat dengan tranfusi darah.” pungkasnya. (Aris, Jurnalis MAN 4)

Editor: (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *