Ngaji Rutin Guru: Makanan Halal Bentuk Karakter Anak & Jadi Sebab Terkabulnya Doa

Kab. Jombang (MAN 4) – Mengawali peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif  mengadakan pengajian rutin bagi guru dan karyawan pada  Minggu (01/10/23). Bertempat di Gedung KH. Hasyim Asy’ari, pengajian diisi oleh KH. Wazir Ali Lc selaku pengasuh Asrama Sunan Ampel putri PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar.

Kitab yang dikaji adalah Kitab Majalisussaniyah karya Syaikh Ahmad bin Syaikh Al Fasyani yang merupakan syarah (penjelasan, red) dari Kitab Arba’in Nawawi. KH. Wazir membahas hadits ke 10 dan 11, yakni tentang makanan halal dan sikap kehati-hatian.

  1. Wazir menjelaskan bahwa Allah Maha suci dari hal yang tidak pantas untuk diri-Nya, maha suci tentang sifat-sifat-Nya, dan perbuatan-Nya. Allah tidak menerima amal kecuali yang baik. Sesuatu yang baik ini mencakup semua hal seperti perbuatan, makanan, harta, dan lain-lain.

Harta halal atau haram, lanjut KH. Wazir, akan berpengaruh terhadap perkembangan kejiwaan seseorang.

”Harta haram, seperti makanan haram akan berpengaruh terhadap kepribadian dan karakter seseorang. Angel tuturane, angel kandanane. Jadi kalau mau jadi orang yang baik ketika sowan kepada Allah, maka segala aktifitas kita harus tayyib, baik.” terang KH. Wazir.

KH. Wazir pun menjelaskan tentang harta (makanan) haram yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu haram lidzatihi (makanan yang memang sudah diharamkan) dan haram lighoirihi (benda halal yang diproses secara haram)

Haram lidzatihi misal karmin. Haram lighoirihi barang halal tapi prosese haram, misal uang hasil korupsi.” jelasnya.

Selanjutnya, hadits ke-11 adalah tentang sikap kehati-hatian. Sikap kehati-hatian dalam mengambil tindakan dalam ilmu tasawuf disebut wira’i.

KH. Wazir menegaskan agar tidak mencampur harta halal dengan harta yang haram. Maka perlu kehati-hatian (wira’i) dalam memilih hal-hal yang benar-benar halal.

“Karena makanan baik akan jadi karakter dan kualitas anak. Juga jadi lantaran diterimanya doa.” tandasnya. (hiy)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *