PAWAI BUDAYA SANTRI

Tepat pada tanggal 9 Februari 2020, Yayasan Mambaul Maarif untuk pertama kalinya menggelar pawai budaya santri dalam rangka memeriahkan acara Haul KH. Bisri Syansuri yang ke-41 dan Nyai. Noor Khadijah Chasbullah yang ke-71, serta Harlah PP. Mambaul Ma’arif yang ke-105. Pawai yang satu ini diikuti oleh seluruh santri PP. Mambaul Ma’arif, mulai dari tingkat PAUD sampai Madrasah Aliyah dan sederajat yang jumlahnya ± 4500 partisipan. Jumlah yang sangat fantastis untuk sebuah pawai budaya. Pawai budaya ini adalah salah satu dari sekian rangkaian acara dalam memperingati Haul KH. Bisri Syansuri dan Nyai. Noor Khadijah Chasbullah serta Harlah PP. Mambaul Maarif.

            Diantara tema yang disediakan bermacam-macam diantaranya, (a) Lingkungan Hidup  (b) Profesi (c) Adat Istiadat Indonesia (d) Kehidupan Santri (e) Bhinneka Tunggal Ika, dan tak lupa (f) Keunggulan MANPK yang khusus bagi siswa-siswi MANPK MAN 4 Jombang. Diluar dari tema yang telah ditentukan, para partisipan berhasil menyulap serta mengkreasikan tema-tema tersebut menjadi berbagai ikon yang menarik, diantaranya : Musholla Suluk.

Mereka sukses memriahkan pawai kali ini dengan kehadiran musholla suluk buatan mereka sendiri. Ikon ini dibuat berbahan dasar mobil bak terbuka. Maksudnya mereka menyulap mobil bak terbuka tersebut sedemikian rupa menjadi bentuk bangunan atau disebut musholla dan mereka duduk didalamnya sambil menyanyikan shalawat-shalawat islami.

            “ Pawai budaya ini sangatlah menarik dilaksanakan, apalagi digunakan untuk memeriahkan acara haul semacam ini, sangat menarik. Perlu diadakan lagi untuk tahun depan.” Ujar Aluk, salah satu partisipan pawai. Ketika ditanya tentang persiapan pawai, dengan enteng Aluk menjawab, “ Untuk  persiapan pawai sangat banyak sekali. Tapi persiapan yang kita lakukan terbilang cukup cepat. Kita menyiapkan semuanya mulai dari bahan, alat, juga membuatnya dimulai dari 1 hari sebelum hari H. Semua berjalan cepat dan lancar berkat kerja sama seluruh anggota.”

            Disamping itu semua, banyak juga dari para partisipan yang mengeluhkan jalur pawai yang terlalu jauh, ada juga yang berpendapat bahwa jalur sepanjang itu wajar untuk pawai megah seperti ini. Dimana jalur pawai dimulai dari Masjid Jami’ Denanyar, melewati Perum Denanyar Indah, Graha Gusdur, Kolam Renang Hajji Sukri, dan finish di MAN 4 Jombang.

            Terlepas dari semuanya, banyak orang berharap pawai ini diadakan lagi tahun depan sebagai bentuk memeriahkan Haul KH. Bisri Syansuri dan Nyai. Noor Khadijah Chasbullah juga Harlah PP. Mambaul Maarif, juga sangat bermanfaat untuk melatih serta mengembangkan kreativitas santri Mambaul Maarif khususnya MAN 4 Jombang

Reporter :

  1. Afifatul Walidah kls X MAPK 2
  2. Hilyatus Tsuroyya kls X MAPK 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *