Pelepasan Mahasiswa PPL Unipdu, Kepala MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif: Al Ilmu Syaiun wa ta’lim syaiun akhor

Jombang (MAN 4) Sebanyak 13 mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang yang telah mengadakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) selama 2 bulan di MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar diserahkan kembali dalam acara perpisahan dan pelepasan mahasiswa PPL di Ruang Keagamaan Lantai 3 Gedung KH. Bisri Syansuri MAN 4 Jombang, Kamis (30/3/2023).

Kepala MAN 4 Jombang M. Ilyas dalam sambutannya mengucapksn terima kasih kepada pihak Unipdu dan para mahasiswa. Ilyas juga menyampaikan permintaan maaf karena waktu kedatangan mahasiswa yang menurutnya kurang tepat, sehingga pelaksanaan praktek mengajar di kelas hanya bisa dilakukan selama 1 bulan.

”Pertama mohon maaf, sampean datang ke  MAN 4 Jombang, waktunya yang  tidak tepat. Sampean kurang lebih dapat praktek cuma 1 bulan. Selebihnya ada AM (Asesmen Madrasah), lalu PIS (Praktek Ibadah Siswa), sehingga tidak dapat melaksanakan praktek mengajar di kelas” ucapnya.

Ilyas juga berharap agar para mahasiswa yang telah melaksanakan PPL di MAN 4 Jombang bisa memperoleh bekal dan memiliki gambaran ketika menjadi seorang pendidik . Ia pun memotivasi mahasiswa dengan memberikan ungkapan dalam Bahasa Arab.

Al ilmu syaiun wa ta’lim syaiun akhor. Cari ilmu itu sudah suatu permasalahan. Orang mencari ilmu itu sulit. wa ta’lim sya’un akhor. Tapi mengajarkan ilmu itu masalah kedua. Jadi bukan berarti kita punya ilmu dan langsung bisa mengajarkan ilmu itu, belum tentu . Ada orang pintar, tapi lek mengajar mbulet. Ada yang ilmune pas-pasan, tapi ngajarnya uenak. Makanya Mas-Mas dan Mbak-Mbak yang sudah PPL di sini mudah-mudahan sudah punya gambaran bagaimana menjadi guru.” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada para mahasiswa PPL agar menjadi seseorang yang selalu mengajak kepada kebaikan.

“Mbak-Mbak, Mas-Mas di sini masuk fakultas tarbiyah, cita-citanya menjadi guru. Tapi semua angan dan cita-cita tidak semua berbanding lurus dengan yang ditentukan Allah. Fa’aalullimaa yuriid. Maka saya berharap, di masa yang akan datang, dimanapun kalian berada, mudah-mudahan menjadi orang yang sukses. Sukses itu tidak harus dari segi materi. Yang penting kalian nanti harus menjadi da’i. mengajak ke jalan yang baik. Seumpama menjadi pegawai bank, tetap yad’u ilal khoir, ya’muru bil ma’ruf. Sempatkan, misal sepulang kerja mengajar ngaji anak-anak, dan sebagainya.” pesannya.

Sementara itu, dosen pembimbing PPL Unipdu, Dzikrul Hakim turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak madrasah khususnya para guru pamong yang telah menerima dan memberikan pengalaman kepada para mahasiswa untuk menjadi guru.

Perpisahan dan pelepasan PPL Unipdu yang dimulai pukul 11.00 WIB ini diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama. Sebagai informasi, mahasiswa Unipdu memulai PPL pada 1 Februari hingga 31 Maret 2023. Selama menjalankan PPL, selain praktik mengajar di kelas, para mahasiswa juga sempat menggelar seminar nasional moderasi beragama pada Minggu, 5 Maret 2023 silam. (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *