Peringati Hari Lahir Pancasila, Kamad MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Jabarkan Kandungan Alquran pada 5 Sila Pancasila

Jombang (MAN 4) – Seluruh guru dan karyawan MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif melaksanakan upacara bendera peringatan hari lahir pancasila di halaman depan Gedung KH. Hasyim Asy’ari MAN 4 Jombang pada Sabtu, 01 Juni 2023.

Bertindak sebagai pembina upacara, kepala MAN 4 Jombang, Muhammad Ilyas dalam sambutannya menegaskan bahwa Pancasila merupakan asas tunggal NKRI yang sudah disepakati bersama.

“Pancasila pernah ramai dibahas saat tahun 1980an. Akhirnya pada muktamar NU tahun 1984 saat itu memutuskan bahwa asas tunggal pancasila diterima tanpa syarat, artinya pancasila sudah tidak perlu didiskusikan lagi. Sebagaimana kita menerima NKRI harga mati, sudah menjadi keputusan bulat bagi kita semua yang bernaungan dibawah ahlussunnah wal jamaah annahdliyyah.” terangnya.

Ia menegaskan bahwa isi Pancasila tidak bertentangan dengan umat Islam yang secara umum berpegang pada Alquran dan hadits. Ilyas pun menjabarkan kandungan-kandungan Alquran dalam tiap sila pada Pancasila.

 

Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha EsaI

lyas mengutip 3 ayat Alquran tentang Ke-Esaan Tuhan, yakni surat Al-Baqarah ayat 163, surat Al-Ikhlas ayat 1, dan surat Al-Kahfi ayat 110.

”Ði Alquran ada ayat wa ilaa hukum ilaahuw waahid (Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa), ada qul huwallaahu ahad (katakanlah, Dialah Allah Yang Maha Esa), ada qul innamaa ana basyarum mitslukum yuuhaa ilayya annamaa ilaahukum ilaahuw waahid (Katakanlah, Aku -Muhammad- itu sungguh hanya manusia biasa seperti kalian yang diberikan wahyu bahwa Tuhan kalian itu sungguh Tuhan Yang Maha Esa). Sekian banyak ayat yang tidak ada yang bertentangan dengan sila kesatu.” ungkapnya.

 

Sila Kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab

Pada sila kedua tentang kemanusiaan, M. Ilyas mengutip Alquran Surat An-Nisaa’ ayat 58.

Wa idza hakamtum bainannaas antahkumu bil adli.” ucap Ilyas yang artinya (dan apabila menetapkan hukum di antara manusia, supaya kamu menetapkan dengan adil).

 

Sila ketiga: Persatuan Indonesia

Pada sila ketiga, dikutip Alquran surat Ali Imran ayat 103

Sila ketiga kita punya wa’tashimu bihablillaahi jami’a walaa tafarraquu (Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali -agama- Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai).” katanya.

 

Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

Dikutip Alquran surat As-Syura ayat 38.

“Keempat, wa amruhum syuura bainahum (sedang urusan mereka -diputuskan- dengan musyawarah antara mereka)” ungkapnya.

 

Sila ke lima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Sila kelima sesuai dengan Alquran Surat Al-Hujurat ayat 9 yang berbunyi fa-in faa’at fa aslihuu bainahumaa bil’adli wa aqsituu innallaaha yuhibbul muqsitiin (Jika golongan itu telah kembali -kepada perintah Allah-, maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlakulah adil. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil).

“Maka oleh sebab itu kita sebagai bangsa Indonesia yang berpedoman dengan pancasila Insya Allah kita menjadi orang yang pancasilais dan tidak akan pernah bertentangan dengan  muslim yang secara umum kita berpegang pada Alquran dan hadits.” tandasnya. (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *