Pramuka MAN 4 jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Adakan Pengembaraan Religi

Jombang (MAN 4) – Pramuka Man 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif mengadakan kegiatan Pengembaraan Religi pada Jumat, 3 Maret 2023. Pengembaraan terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Putra dan kelompok putri.

Kelompok putra melakukan pengembaraan religi dari Mojokerto hingga Jombang, sedangkan kelompok putri mengambil rute dari Kecamatan Sumobito Jombang hingga Denanyar Jombang.

“Kegiatan kita disebut pengembaraan religi karena selain mengembara, kami juga berziarah ke makam-makan para ulama’ yang kita lewati selama mengembara.” ucap Axlin Hilda (XI MIA 7), salah satu peserta pengembaraan religi.

Pengembaraan religi merupakan kegiatan rutin pramuka yang diadakan setiap tahun. Dengan berbekal niat yang kuat 11 orang peserta putra berjalan dari Mojokerto – Jombang untuk belajar apa arti dari kekeluargaan.Didalam perjalanan ini peserta bisa mengetahui dan mengerti cara bermasyarakat,karena diperjalanan ini mereka saling mengerti kepribadian masing masing.Dengan begitu peserta bisa saling menghargai satu sama lain karena itu kunci persatuan dari sebuah kelompok. Pengembaraan kali ini pramuka putra MAN 4 JOMBANG berkesempatan menuju makam Sayyid Sulaiman Mojoagung untuk berziarah,agar peserta bisa mengingat apa arti kehidupan bermasyarakat dan beragama.

Sementara itu, kelompok pramuka putri MAN 4 Jombang memulai pengembaraan dari rumah salah seorang peserta di Sumobito. Selanjutnya, sebanyak 17 peserta putri mulai berjalan hingga tiba di makam salah satu pendiri NU di Tambak Beras, yakni KH. Wahab Hasbullah. Disana kelompok pengembara putri melakukan ziarah dan bertawassul. Selanjutnya melanjutkan perjalanan hingga tiba di PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar.

Selang beberapa waktu, kelompok pramuka putra yang berangkat dari Mojokerto sejak malam sebelumnya pun tiba di PP. Mamba’ul Ma’arif. Setelah seluruh kelompok berkumpul kemudian dilanjut berziarah ke makam KH. Bisri Syansuri sebagai pendiri PP. Mamba’ul Ma’arif, Man 4 Jombang, dan juga merupakan salah satu pendiri NU.

Amirul Muslimin selaku pembina pramuka mengungkapkan tujuan dari pengembaraan religi adalah untuk membangun rasa persatuan dan kemanusiaan yang berlandaskan keagamaan.

“Agar kita tetap menjadi negara bersatu walaupun dari latar belakang yang berbeda. Semoga kegiatan ini bisa terus dilaksanakan agar bisa mencetak generasi Nasionalisme Patriotisme dan Religius.” tandasnya. (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *