Reformasi Alumni Setengah Abad Gelar Acara Pray Together & Last Grade Evaluation

DENANYAR – Menjelang masa akhir tahun ajaran 2019/2020, siswa – siswi kelas akhir MAN 4 Denanyar Jombang menggelar acara tolak awal sebuah komunitas angkatan sebagai wadah perkumpulan para alumni MAN 4 Denanyar Jombang yang diadakan di Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu, Ahad (08/03/20).

            Pra-acara diisi dengan penampilan bakat – bakat siswa dari perwakilan masing – masing jurusan, seperti live music dan beatbox. Hingga pada pukul 09.00 acara pun dimulai dengan M. Husnul Makarim sebagai pemandu acara. M. Nasrullah Amin, sebagai ketua panitia mengawali acara dengan menyampaikan sepatah dua patah kata. Ia berasumsi bahwa alumni yang baik adalah alumni yang tidak lupa akan jasa seorang guru.

 “Saya bangga dengan angkatan tahun ini karena membuat sebuah komunitas alumni yang diharapkan dapat bermanfaat dikemudian hari,” tutur Bapak Syamsul Ma’arif S.Pd., M.Pd.I, dalam sambutannya selaku kepala madrasah.

            Tujuan dibentuknya komunitas ini sebagai tali penghubung untuk tetap bersatu meski telah menjadi alumni mengingat kritisnya silaturrahmi di era ini. Persiapan pun sangat singkat, hanya satu minggu sehingga para panitia pun mencoba untuk membuat acara se-efektif mungkin.

            Mengingat jadwal ujian kelas akhir yang semakin dekat, doa bersama pun turut mengisi acara ini yang dipandu oleh Bapak Jamiran. Tak hanya itu, acara ini pun diselingi dengan kegiatan ngobrol santai (OBSI) dan sesi tanya jawab bersama Gus Abdul Fattah Wahab sebagai pembicara utama dengan moderator Andani Kholisotul M. Tak lupa, demi kelancaran komunitas kedepannya, pemilihan ketua komunitas pun diadakan dengan M. Yusuf Amin, M. Zidni Amiruddin, Riyanto S. sebagai kandidat putra, dan Alliya Rohadatul A., Humaira Fatma, Kharisma Indah sebagai kandidat putri. Teknik pemilihan ketua dilaksanakan melalui pemberian voting kepada para kandidat dengan cara berdiri dibelakang kandidat yang dipilih. Hasil voting pun diumumkan saat itu juga, dengan hasil M. Yusuf Amin sebagai ketua dan Alliya Rohadatul A. sebagai wakil ketua.

            Selain pemilihan ketua, nama angkatan pun dibicarakan. Sebelum itu, terdapat 3 opsi nama yang telah disepakati pada rapat panitia sebelumnya, yakni ASEBAD (Angkatan Setengah Abad), BARISTA (Barisan Alumni Setengah Abad) dan SOSRO (Solidaritas Songolas Rongpuluh). Ternyata hasil voting jatuh pada BARISTA dengan perolehan 102 suara.

            Acara tersebut mendapatkan respon yang baik dari keseluruhan siswa – siswi kelas akhir, seperti yang disampaikan Nafisa Qotrul Hidayah siswi kelas 12 MIA 4, “Saya sangat bersyukur dan bangga dengan adanya komunitas ini, saya berharap dengan terbentuknya komunitas ini silaturrahmi tetap hidup dan terjaga, dan bisa menjadi motivasi bersama, tak lupa sebagai contoh awal untuk adik – adik kelas,”.

“Satu kata untuk komunitas ini, HEBAT!,” ungkap sang ketua panitia.

            Acara pun ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua komunitas, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama yang tentunya dibedakan antara putra dan putri mengingat MAN 4 Denanyar Jombang merupakan sekolah berbasis madrasah. (SalmaOA, ZiaSn/)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *