Siapkan Pelaksanaan Kurikulum Merdeka, MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif Gelar Bimtek IKM

Jombang (MAN 4) – MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif mengadakan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (Bimtek IKM) bagi guru pada Rabu (14/06/2023) hingga Minggu (18/06/2023) mendatang. Sebanyak 126 guru MAN 4 Jombang mengikuti Bimtek IKM di di Ruang Keagamaan Lantai 3 Gedung KH. Bisri Syansuri MAN 4 Jombang.

Bimbingan teknis IKM disampaikan langsung oleh praktisi IKM dari SMAN 1 Jombang yang telah melaksanakan Kurikulum Merdeka sejak 2 tahun lalu, diantaranya H. Kaseri, S.Pd., M.M., M.Pd., Edy Suyapto, S.Pd., dan Drs. Ahmad Muhammad, S.Pd.

Muhammad Ilyas selaku kepala MAN 4 Jombang dalam sambutannya mengatakan bahwa para guru harus selalu mengembangkan metode dan materi pembelajaran sesuai dengan perkembangan zaman.

“Jika guru sebagai penyampai ilmu dari dulu metode yang dipakai tetap dan tidak berinovasi, maka tidak akan bisa mengikuti siswa sesuai zamannya. Tidak mungkin kita mengajar siswa sama seperti kita belajar dulu.” ucapnya.

Ia pun mengutip maqolah Ali bin Abi Thalib yang berbunyi ‘allimu auladakum ghoiro ma ullimtum fainnahum khuliqu lizamanin ghoiro zamanikum (Ajari anak-anakmu (generasi muda) sesuai dengan zaman dan masa depannya nanti). Maqolah tersebut merupakan anjuran untuk selalu berinovasi dalam mengembangkan dan mengajarkan ilmu sesuai zamannya.

Selanjutnya, ia pun berpesan agar para guru selalu menjaga kedisiplinan dalam mengajar dan menghadirkan jiwa dan raganya sepenuhnya untuk peserta didik.

”Atthariqotu ahammu minal maddah, wal hudhurul mudarris ahammu minat thariqah, wa ruhul-mudarris ahammu min kulli syai’. Metode lebih penting dari materi, kehadiran guru lebih penting dari metode, dan ruh atau jiwanya guru itu lebih penting dari apapun. Jiwanya guru ada di kelas bersama siswa, itu jauh lebih penting dari segalanya.” ungkap Ilyas.

Senada dengan ilyas, KH. Abdussalam Shohib selaku pengasuh PP. Mamba’ul Ma’arif yang turut hadir untuk membuka acara juga berpesan agar menjaga jiwa guru terhadap murid melalui keteladanan.

“Sering kita sampaikan bahwa murid adalah penyambung sanad keilmuan kita, dzurriyah bissabab yang paling dekat. Maka dari itu, monggo kita tunjukkan keteladanan kepada anak didik kita, untuk menjaga hati murid agar tidak su’udzon kepada gurunya.” ucapnya.

Selanjutnya, acara Bimtek IKM dibuka oleh KH. Abdussalam Shohib. Ia pun berharap agar Bimtek IKM dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi guru sehingga berefek kepada meningkatnya kualitas dan kompetensi anak didik.

Sebagai informasi, MAN 4 Jombang berencana akan menerapkan Kurikulum Merdeka pada awal tahun ajaran 2023/2024. Sasaran pelaksanaan Kurikulum Merdeka adalah siswa baru MAN 4 Jombang kelas X pada tahun ajaran 2023/2024. (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *