SIKAP MODERASI DALAM KEHIDUPAN SANTRI

oleh: Acies Fasya Firnanda

Moderasi?moderasi sendiri memiliki arti jalan tengah dalam sejumlah forum diskusi kerap terdapat moderator orang yang menengahi proses diskusi, tidak berpihak kepada siapa pun atau pendapat mana pun, bersikap adil kepada semua pihak yang terlibat dalam diskusi itulah yang di namakan moderasi.

Jika kalian bertanya tanya tentang bagaimana sih sikap moderasi dalam kehidupan santri begini jawabannya pada setiap asrama yang di tinggali para santriwan maupun santriwati pasti akan berbeda beda peraturan nya dan berbeda pula konsekuensinya yang harus di jalani ketika santri terlibat oleh suatu permasalahan maka pengurus asrama/ pondok segera mendiskusikan hal tersebut dan tidak membela pihak manapun.

Banyak lembaga pendidikan jaman sekarang yang memang kurang memahami sikap moderasi termasuk juga lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren , istilah ‘kamu punya uang kamu punya kuasa’ semakin mendukung orang orang yang memang mempunyai kuasa lebih tinggi untuk berbuat semena mena, ada beberapa orang yang memang menilai sikap tersebut bagus tapi menurut saya tidak karena bagaimana pun keadilan itu harus di tegakkan dengan sebuah kejujuran.

Dalam lingkungan santri sendiri banyak yang kurang memahami sikap moderasi sebagai contoh ada sebuah permasalahan si A dan si B si A ini mempunyai kuasa dalam kurung (penyumbang donasi / anak dari ketua yayasan) sedangkan si B sendiri merupakan anak rantauan yang kebetulan memang mondok di tempat tersebut pada suatu ketika si A dan si B ini terlibat permasalahan lalu pengurus pondok ikut mengusut tentang permasalahan tersebut pengurus pondok melihat si A yang memang anak dari ketua yayasan tersebut seketika membela si A yang jelas jelas memang salah dengan dalih agar mereka tidak di pandang buruk oleh ketua yayasan tersebut dalam contoh yang saya berikan saya sendiri merasa sangat di rugikan karena bagaimanapun keadilan harus di tegakkan kurangnya sikap moderasi tersebut akan memicu sebuah permasalahan yang baru bahkan bisa saja membuat nama lembaga pendidikan tersebut tercoreng.

Ada beberapa hal yang memang harus di terapkan di dalam kehidupan santri agar  mempunyai sikap moderasi di antaranya selalu rendah hati apabila berbicara dengan orang yang lain dia sendiri tidak boleh merasa paling benar termasuk dalam hal keagamaan lalu bersikap tasamuh atau bertoleransi terhadap perbedaan entah itu perbedaan secara materi maupun secara fisik ada juga sikap menghargai kebudayaan lokal dari sinilah kita belajar bahwa sikap menghargai kebudayaan lokal bisa membimbing kita agar kita mempunyai sikap moderasi ada beberapa hal lain juga yang memang mendukung kita untuk mempunyai sikap moderasi.

Membahas tentang moderasi banyak juga santri yang memang masih melakukan perundungan lalu ketika korban perundungan tersebut angkat bicara pihak sekolah seakan akan tidak tahu menahu tentang kasus tersebut itu yang menjadikan sang korban ini putus asa kemudian memutuskan untuk mengakhiri hidupnya maraknya kasus tersebut di sebabkan oleh kurangnya sikap moderasi baik dalam lingkungan pendidikan maupun lingkungan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *