Tiga Hal ini Identik Dengan Peringatan 10 Muharram, Jangan Sampai Tak tahu

Kab. Jombang (MAN ) – Ribuan siswa MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif memadati area Gedung KH. Hasyim Asy’ari MAN 4 Jombang pada peringatan 10 Muharam yang digelar Sabtu, 05 Agustus 2023.

Peringatan 10 Muharam bertajuk “ Mengkaji Suri Tauladan Nabi Muhammad SAW untuk Membentuk Insan Berakhlaqul Karimah” diisi oleh Ketua Majlis Pengasuh PP. Mamba’ul Ma’arif Denanyar, KH. Abdussalam Shohib dan pengasuh PP. Falahul Muhibbin, KH. Nur Hadi atau yang lebih akrab disapa Mbah Bolong.

Kh. Abdussalam Shohib menyampaikan bahwa Allah menjadikan Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang mulia karena bertujuan untuk mengenang sejarah dan ungkapan rasa syukur.

Inna fittariihi ablagho ilmi. Sesungguhnya sejarah itu melebihi ilmu. Kenapa 10 Muharam dijadikan hari yang istimewa? Karena memang tujuannya untuk mengenang sejarah. Karena penting untuk mengingat jasa para pahlawan.” terangnya.

Lebih lanjut, Yai Salam mengungkapkan, ada tiga hal yang identik dengan peringatan 10 Muharam.

  1. Muharam identik dengan sejarah umat manusia.

“Tanggal 10 Muharam itu banyak momentum bersejarah sejak zaman Nabi Adam hingga nabi-nabi sebelum Rasulullah Muhammada SAW.” ucap Yai Salam.

Peristiwa bersejarah yang terjadi pada tanggal 10 muharam seperti;

  • diterimanya taubat Nabi Adam setelah diusir dari surga,
  • bersandarnya perahu Nabi Nuh setelah melewati banjir bandang,
  • diselamatkannya Nabi Ibrahim dari api yang membakarnya,
  • dikembalikannya kerajaan Nabi Sulaiman
  • diterimanya taubat Nabi Dawud
  • diselamatkannya Nabi Musa dari kejaran Firaun

“Inspirasi kemuliaan 10 Muharam terjadi ketika Rasulullah rawuh di Madinah, dan melihat orang-orang Yahudi berpuasa. Sehingga Kanjeng Nabi matur ke Yahudi, sampean lapo kok puasa 10 Muharam. Yahudi menjawab hadza yaumun adhimun, 10 Muharam hari bersejarah.” terangnya.

Tanggal 10 Muharam disebut hari yang agung dan bersejarah karena Allah menyelamatkan Nabi Musa dari kejaran Firaun dan pada tanggal itu pula Allah tenggelamkan Firaun dan kaum Qibti (orang Mesir, pengikut Firaun)

Fashomahu musa syukron, sehingga setiap 10 Muharam Nabi Musa selalu berpuasa untuk mengingat sejarah untuk mensyukuri nikmat dari Allah.” ungkap Yai Salam.

  1. Muharam identik dengan memberikan santunan kepada anak yatim

Bulan Muharam merupakan bulan untuk melatih kita memiliki empati terhadap sesama manusia. Terlebih bagi mereka yang memiliki kekurangan. Anak yatim memiliki kekurangan dalam kasih sayang orang tua.

“Maka nabi dawuh, imsah ro’sal yatim wa atummil miskin. Ada makna yg tersimpan, santri, umat Kanjeng Nabi harus sugih, soale lek sugih iso nulung uwong. Dadi santri kudu sugih, kudu gagah, tapi ojo medit.” pesannya.

  1. Muharam merupakan bulan Muhasabah

Muharam merupakan bulan pertama dalam kalender hijriyah. Sehingga pada bulan Muharam merupakan waktu yang paling tepat untuk introspeksi diri, atau dalam kata lain bermuhasabah.

“Muharam momentum muhasabah. Kekurangan masa lalu diperbaiki, kebaikan masa lalu dipertahankan. Bersungguh-sungguh dalam memperbaiki kualitas diri kita.” pesan yai Salam.

Mugo-mugo kito kenek barokahe Bulan Muharam.” pungkas Yai Salam dan diamini para siswa. (hiy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *