Begini Cara MAN 4 Jombang Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berwirausaha

  • Risyalah D
  • Disukai 0
  • Dibaca 19 Kali
Peserta Program Magang DUDI MAN 4 Jombang berfoto bersama sebelum diberangkatkan ke mitra dunia usaha dan dunia industri, Minggu (14/6/2026)

Kab. Jombang (MAN 4) – MAN 4 Jombang PP. Mamba'ul Ma'arif mengirimkan 14 murid program keterampilan untuk mengikuti Program Magang Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 14 hingga 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada sejumlah mitra usaha yang sesuai dengan bidang keterampilan murid, yakni Dewi's Catering dan Warung Denanyar untuk Tata Boga, Sukro Motor Service untuk Otomotif, serta Java Store untuk Multimedia.

Sekretaris Program Keterampilan MAN 4 Jombang, Danang Teguh, mengatakan program magang merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenal dunia kerja secara langsung.

"Program magang ini kami laksanakan agar siswa tidak hanya memahami teori yang diperoleh di kelas, tetapi juga merasakan secara langsung bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya sesuai dengan bidang keterampilannya masing-masing," kata Danang, Senin (15/6/2026).

Menurut dia, pemilihan lokasi magang dilakukan berdasarkan kesesuaian antara kompetensi yang dipelajari murid dengan bidang usaha yang dijalankan oleh mitra DUDI.

"Program magang tersebut merupakan agenda tahunan MAN 4 Jombang yang melibatkan berbagai mitra DUDI. Mitra yang dipilih dapat berbeda setiap tahun menyesuaikan kebutuhan pembelajaran dan kompetensi murid," ujarnya.

Dari total peserta, enam murid Tata Boga ditempatkan di Dewi's Catering dan Warung Denanyar, tiga murid Otomotif di Sukro Motor Service, serta lima murid Multimedia di Java Store.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, program magang juga diarahkan untuk membentuk karakter dan keterampilan kerja yang dibutuhkan di dunia profesional.

"Melalui kegiatan ini, murid belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim, serta budaya kerja yang berlaku di dunia usaha dan dunia industri," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menyiapkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Selama mengikuti magang, murid diperkenalkan dengan berbagai aspek pengelolaan usaha, mulai dari pelayanan pelanggan, pengelolaan produk dan jasa, pemasaran, hingga manajemen operasional.

"Kami ingin siswa melihat secara langsung bagaimana sebuah usaha dijalankan. Dengan begitu, mereka memiliki gambaran yang lebih luas tentang peluang usaha yang dapat dikembangkan sesuai bidang keterampilannya," tutur Danang.

Pengalaman magang diharapkan dapat menjadi bekal bagi murid untuk mengembangkan usaha secara mandiri di masa depan. Murid Tata Boga, misalnya, dapat mengembangkan usaha kuliner, sedangkan murid Otomotif dan Multimedia memiliki peluang untuk membangun usaha di bidang jasa maupun industri kreatif.

"Harapan kami, siswa MAN 4 Jombang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing," katanya. (hir)