Home >Teknologi Informasi >​Sinergi 15 Tahun PRODISTIK dan MAN 4 Jombang, Cetak Generasi Unggul Lewat Karya Berbasis Teknologi

​Sinergi 15 Tahun PRODISTIK dan MAN 4 Jombang, Cetak Generasi Unggul Lewat Karya Berbasis Teknologi

Risyalah D | 02 Oktober 2026 | 1 | Dibaca 21 kali
Jajaran guru, narasumber, dan para siswa MAN 4 Jombang dalam kegiatan Kuliah Tamu PRODISTIK.

Kab. Jombang (MAN 4) — MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif menggelar Kuliah Tamu Program Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (PRODISTIK) bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan ini membekali murid dengan kompetensi teknologi, strategi penyusunan karya akhir, motivasi berprestasi, serta gambaran pilihan pendidikan dan karier setelah lulus.

Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber, yakni Tyas Ajeng Nastiti, S.T., M.Ds., ACP dan Adisty Yulinda Putri, S.Hub.Int., M.A. Keduanya memberikan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan murid dalam mengikuti program PRODISTIK sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pendidikan lanjutan.

Materi yang diberikan mencakup empat pokok bahasan, yakni review dan pengenalan PRODISTIK, strategi menyusun karya akhir, motivasi berprestasi, serta perencanaan pendidikan dan karier setelah lulus. Pembahasan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman murid terhadap program sekaligus mengembangkan kompetensi yang telah diperoleh selama mengikuti PRODISTIK.

Dalam pembahasan karya akhir, Tyas menjelaskan bahwa ide karya tidak harus berasal dari hal yang kompleks. Berbagai persoalan yang ditemui dalam keseharian dapat menjadi sumber gagasan untuk dikembangkan menjadi karya.

“Ketika kita bicara soal ide karya akhir, sumbernya itu sangat luas dan dekat dengan keseharian siswa. Ide bisa digali dari permasalahan internal sekolah, tantangan dari pihak eksternal, maupun isu TIK itu sendiri,” ujar Tyas.

Menurut Tyas, murid dapat memperkaya referensi melalui berbagai sumber, termasuk mesin pencari Google, referensi dari ajang lomba Procommit, maupun repositori karya akhir yang telah tersedia. Referensi tersebut dapat membantu murid menemukan gagasan sekaligus melihat perkembangan karya di bidang teknologi.

Topik karya akhir yang dapat dikembangkan pun cukup beragam dan aplikatif. Di antaranya media pembelajaran, desain grafis, website sekolah dan UMKM, aplikasi mobile, game edukasi, robotika, hingga teknologi tepat guna.

Selain keterampilan teknis, kuliah tamu juga menekankan pentingnya membangun mental berprestasi. Murid didorong untuk aktif mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan kompetensi yang diperoleh melalui PRODISTIK sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Senada dengan hal tersebut, Adisty Yulinda Putri menekankan pentingnya pembekalan secara menyeluruh bagi murid. Menurutnya, program PRODISTIK tidak hanya diarahkan pada penyelesaian karya akhir, tetapi juga pada kesiapan murid menghadapi masa depan.

“Melalui program PRODISTIK ini, kami ingin memastikan para siswa tidak hanya siap menyelesaikan karya akhirnya, tetapi juga memiliki mental berprestasi dan arah yang jelas saat mereka melangkah ke jenjang berikutnya setelah lulus,” ungkap Adisty.

Materi “Ke Mana Setelah Lulus?” turut memberikan gambaran mengenai pilihan yang dapat ditempuh murid setelah menyelesaikan pendidikan di MAN 4 Jombang. Murid diajak mulai memetakan rencana masa depan berdasarkan minat, kemampuan, dan kompetensi yang telah dimiliki.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kerja sama MAN 4 Jombang dengan ITS melalui program PRODISTIK yang telah berlangsung selama 15 tahun. Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi teknologi dan literasi digital di lingkungan MAN 4 Jombang.






Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *