508 Murid Kelas XII MAN 4 Jombang Ikuti Ujian Madrasah Berbasis CBT

  • Risyalah D
  • Disukai 0
  • Dibaca 80 Kali
Murid kelas XII mengikuti Ujian Madrasah berbasis CBT dengan tertib dan fokus.

Kab. Jombang (MAN 4) - Sebanyak 508 murid kelas XII MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif mengikuti Ujian Madrasah berbasis Computer Based Test (CBT) yang berlangsung pada 2 hingga 11 April 2026. Secara umum, pelaksanaan ujian berjalan lancar.

Pelaksanaan serangkaian ujian akhir kelas XII MAN 4 Jombang ujian tahun ini diawali dengan ujian praktik yang berlangsung pada 29 Maret hingga 1 April 2026. Salah satu materi yang diujikan adalah Praktik Ibadah Siswa (PIS) berupa pemulasaran jenazah. Sebelum pelaksanaan, murid telah mendapatkan pembekalan pada 29 Maret 2026 dengan menghadirkan narasumber H. Ismail, Mudin Denanyar.

Selain itu, murid kelas XII juga mengikuti ujian praktik PJOK, baca kitab, serta keterampilan multimedia, tata boga, otomotif, dan tata rias. Kemampuan berbahasa juga diuji melalui mata pelajaran Bahasa Inggris dan Bahasa Arab.

Ketua panitia ujian madrasah, Kamto, menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian secara keseluruhan berjalan kondusif meskipun terdapat sedikit kendala pada penggunaan aplikasi baru.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Ada sedikit kendala karena menggunakan aplikasi baru. Tapi panitia langsung gerak cepat mencari solusi,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, panitia memberikan kesempatan ujian ulang bagi beberapa murid yang terdampak. Ujian susulan dijadwalkan pada Ahad, 5 April 2026, setelah menyelesaikan mata pelajaran kedua pada hari tersebut.

Kamto menjelaskan tidak ada perbedaan kebijakan antara pelaksanaan ujian tahun sebelumnya dengan tahun ini. 

“Ujian madrasah tetap berfokus pada asesmen sumatif yang ditentukan oleh satuan pendidikan. Pada Tahun Ajaran 2024/2025, belum ada Tes Kemampuan Akademik (TKA). Sementara mulai Tahun Ajaran 2025/2026, TKA diterapkan sebagai indikator capaian akademik yang tidak menentukan kelulusan, namun menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi,” jelas Kamto.

Pihak madrasah pun mengimbau para murid untuk lebih giat belajar dan mempersiapkan diri, sekaligus mengasah kemampuan berpikir kritis sebagai bekal menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.

“Hasil ujian ini menjadi bagian dari capaian akademik murid yang turut mendukung kesiapan melanjutkan ke perguruan tinggi. Karena itu, kami berharap murid lebih siap, baik secara akademik maupun keterampilan,” pungkasnya. (hir)


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin