MAN 4 Jombang Kembali Terima Kunjungan Edukasi, Kali Ini dari MTsN 4 Kediri
Penyerahan cinderamata dari MTsN 4 Kediri kepada MA PK MAN 4 Jombang dalam kegiatan kunjungan edukasi, Selasa (12/5/2026)
Kab. Jombang (MAN 4) - Program Keagamaan MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif kembali menerima kunjungan edukasi dari madrasah tsanawiyah. Pada Selasa (12/5/2026), sebanyak 150 murid MTsN 4 Kediri bersama 14 pendamping datang untuk mengenal lebih dekat program unggulan dan sistem pembelajaran di MA Program Keagamaan (MA PK) MAN 4 Jombang.
Rombongan murid yang hadir terdiri dari kelas 7A, 7B, 7C, 8A, 8B, dan 8C. Kegiatan ini menjadi kunjungan kedua dalam sepekan setelah sebelumnya MAN 4 Jombang juga menerima rombongan dari MTsN 2 Kota Blitar pada 9 Mei 2026.
Kepala MTsN 4 Kediri, Zainul Arifin, menyampaikan apresiasinya kepada keluarga besar MAN 4 Jombang atas sambutan yang diberikan.
“MAN 4 Jombang ini mengukir sejarah luar biasa. KH. Bisri Syansuri merupakan figur ulama alim yang turut mempelopori berdirinya NU. Mudah-mudahan anak-anak bisa mendapatkan barokah beliau,” ujar Zainul dalam sambutannya.
Ia berharap para murid MTsN 4 Kediri dapat melanjutkan pendidikan di MAN 4 Jombang. Menurutnya, selama ini sudah banyak alumni MTsN 4 Kediri yang melanjutkan pendidikan di madrasah tersebut.
“Banyak alumni MTsN 4 Kediri yang melanjutkan di MAN 4 Jombang. Ada yang sudah lulus dan melanjutkan studi di luar negeri. Alhamdulillah. Semoga semakin banyak yang bergabung menjadi keluarga besar MAN 4 Jombang,” katanya.
Sementara itu, sambutan dari pihak MAN 4 Jombang diwakili Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Didik Pratikno. Ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan MTsN 4 Kediri.
“Kami terima dengan baik civitas akademika MTsN 4 Kediri, ahlan wa sahlan bi hudurikum. Salam dari Kepala MAN 4 Jombang, Bapak Moh. Ilyas yang saat ini sedang melaksanakan ibadah haji,” ujar Didik.
Ia menjelaskan, MA PK merupakan salah satu program unggulan nasional yang berada di MAN 4 Jombang. Menurutnya, murid tidak hanya dibekali kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga dipersiapkan untuk mampu bersaing di perguruan tinggi umum.
“Anak-anak dibekali akademik, tahfidz, kitab kuning, dan bahasa asing. Meski program keagamaan, lulusan MA PK juga banyak diterima di kampus umum,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Asrama Hasbulloh Said, MA PK MAN 4 Jombang, Nurul Huda, turut memberikan motivasi kepada para murid agar tidak minder untuk mendaftar di MA PK.
“Jangan takut dan minder, karena ada sebagian murid yang saat awal masuk belum bisa membaca kitab kuning maupun lancar bahasa asing. Ada program matrikulasi selama tiga bulan untuk mempelajari kitab turats, tahsin Al-Qur’an, dan bahasa asing. Jadi, selama itu tidak ada pembelajaran lain selain 3 program itu,” jelasnya.
Selain pemaparan program unggulan, para murid juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai pelatihan dan sertifikasi yang dapat diikuti selama belajar di MA PK MAN 4 Jombang.
Kegiatan kunjungan turut diwarnai dengan sesi testimoni dari tiga murid MA PK MAN 4 Jombang yang membagikan pengalaman selama menjalani pendidikan di madrasah dan asrama.
Para murid menyampaikan, padatnya kegiatan wajib maupun program tambahan justru menjadi sarana pengembangan minat, bakat, dan kemampuan diri. Berbagai pembinaan tersebut dinilai mampu membangun semangat belajar sekaligus mengantarkan murid meraih keterampilan khusus dan prestasi di berbagai ajang perlombaan. (hir)
