Wajib Menulis Sebelum Lulus, MAN 4 Jombang Gelar Bedah 4 Buku Karya Murid MA PK

  • Risyalah D
  • Disukai 0
  • Dibaca 20 Kali
Suasana bedah buku karya ilmiah murid akhir MA PK MAN 4 Jombang, Kamis (21/5/2026).

Kab. Jombang (MAN 4) - MAN 4 Jombang PP. Mamba’ul Ma’arif menggelar bedah buku karya murid kelas akhir Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK), Kamis (21/5/2026), sebagai bagian dari tradisi akademik. Bertempat di Gedung KH. Bishri Syansuri Lt. 3, acara diikuti oleh 135 murid kelas X dan kelas XI MA PK.

Kegiatan menulis karya ilmiah atau buku populer oleh para murid akhir MA PK merupakan program wajib sebelum kelulusan. Hingga tahun 2025, terdapat 77 karya yang telah mendapatkan ISBN dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Dalam forum tersebut, sejumlah buku mendapat catatan evaluasi, mulai dari ketepatan substansi teologi, penggunaan bahasa, hingga kelengkapan rujukan ilmiah.

Salah satu buku yang mendapat perhatian khusus ialah Mengenal Aliran Kalam Secara Praktis karya ‘Serena’ yakni nama Angkatan 7 MA PK Putri.

Mudhir Ma’had Aly, Denanyar, Yusuf Suharto, menilai beberapa bagian dalam buku tersebut masih memerlukan perbaikan, terutama terkait penerjemahan sifat-sifat Allah agar tidak menimbulkan kesalahpahaman teologis di masyarakat.

“Penggunaan diksi terjemahan untuk sifat-sifat Allah seperti kata ‘tangan’ atau ‘mata’ itu wajib dikembalikan pada teks asli Al-Qur’an yakni ain atau yad. Hal ini mutlak diperlukan guna menghindari pemahaman tajassum yang bisa menyesatkan bagi pembaca awam,” ujar Yusuf Suharto, selaku pembedah.

Ia juga menegaskan bahwa ilmu kalam seharusnya dipahami secara mendalam, bukan hanya dihafalkan.

Selain itu, tim penguji meminta penulis untuk meninjau ulang pembahasan mengenai perbedaan Asy’ariyah dan Maturidiyah, serta memperbaiki penulisan sejarah hubungan Abu Hasan Al-Asy’ari dengan Al-Juba’i demi menjaga akurasi historis.

Sementara itu, Aziz Ja’far menyoroti minimnya rujukan ilmiah dalam buku tersebut. Ia meminta penulis melengkapi footnote maupun endnote serta memastikan penggunaan bahasa sesuai kaidah EYD.

“Buku ini masih terkesan subjektif karena minimnya referensi yang dapat dilacak melalui footnote atau endnote, ditambah penulisan yang belum sepenuhnya sesuai dengan EYD,” kata Aziz Ja’far di hadapan peserta bedah buku.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengurusan ISBN sebelum buku diterbitkan secara massal.

Selain buku teologi, tim penguji turut memberikan catatan terhadap buku English Euphonious karya Alexander Syirnaini yang membahas bahasa Inggris praktis.

Dalam pembahasannya, editor meminta perbaikan pada desain sampul yang tercetak terbalik, penambahan footnote, serta pendalaman materi phrasal verb pada jilid pertama buku tersebut.

Catatan lain juga diberikan untuk buku Idioms in the Wild karya Zafrana Ramadhan. Guru MAN 4 Jombang, Nizarurrohman, menyoroti belum adanya barcode kunci jawaban pada buku fisik serta perlunya penataan materi berbasis bab agar lebih mudah dipahami pembaca.

Menurutnya, aspek grammar pada pembahasan idiom juga perlu diperketat agar tidak menimbulkan kesalahan pemahaman konteks kiasan dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, buku Terjemah Kitab Syu’abul Iman karya Angkasa dinilai memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi bagi pembaca umum karena banyak menggunakan istilah tasawuf klasik.

Buku setebal 72 halaman tersebut memuat pembahasan 77 cabang keimanan yang terdiri atas 30 amalan hati, 7 amalan lisan, dan 40 amalan anggota badan.

Aziz Ja’far merekomendasikan agar penerjemahan dilakukan secara konsisten, baik secara lughawiyah maupun maknawiyah, serta memastikan kejelasan rujukan teks asli sebelum buku dipublikasikan secara digital.

Menurut para penguji, kegiatan bedah buku ini penting dilakukan karena karya murid tentu masih memiliki banyak kekurangan, baik dari sisi substansi, kebahasaan, maupun teknis penulisan. 

Dengan adanya evaluasi terbuka tersebut, karya para murid diharapkan menjadi lebih matang sebelum dipublikasikan. (Hir)



Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin